9 TRIK YANG TIDAK PERLU ANDA LAKUKAN JIKA INGIN MENJADI ORANG SUKSES

Earl Nightingale, seorang motivator sekaligus penulis Amerika pernah berkata, “Kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan”. Mungkin kata-kata indah ini tidak akan pernah terucapkan lagi. Pikiran manusia adalah hal yang luar biasa, memiliki sikap yang benar dan pola pikir secara rutin telah dinyatakan oleh banyak orang sukses sebagai kunci penting untuk meraih kesuksesan.

Terkadang sangat mudah bagi kita untuk mendapatkan sisi yang akan dilacak. Situasi didalam hidup kita bisa mengarahkan jalan tujuan, harga diri dan kesejahteraan pribadi kita. Jujur saja, keberhasilan adalah istilah subjektif dan smua orang akan setuju atas apa yang digunakan untuk meraih kesuksesan.

Berikut ini adalah daftar pedoman dari saya, namun terdapat beberapa trik yang tidak perlu anda lakukan jika ingin menjadi orang sukses, diantaranya adalah :

1. Berhenti mengharapkan kesempurnaan

Seringkali, kita merasa frustasi ketika sesuatu tidak berjalan seperti yang kita inginkan atau secepat yang kita inginkan. Disini saya menekankan secara detail, menyalahkan diri sendiri adalah salah satu kesalahan terbesar. Manusia tidak ada yang sempurna. Kesalahan dan kelemahan adalah fakta kehidupan. Tidak ada satupun yang dapat menjadi sempurna.

Stres terhadap hal-hal yang tidak mungkin untuk diraih dapat membuat diri anda menjadi tidak produktif dan tidak sehat. Anda harus mulai mengatakan kepada diri sendiri bahwa anda akan melakukan hal-hal yang terbaik bagi diri sendiri, karena pada akhirnya anda tidak bersaing dengan siapapun, terkecuali dengan diri anda sendiri.

2. Berhenti mengatakan “YA” saat anda ingin mengatakan “TIDAK”

Hal yang paling penting adalah mengetahui batasan anda dan biasanya orang-orang akan selalu mencoba untuk menguji anda. Manusia adalah makhluk sosial. Kita ingin berinteraksi dengan orang lain dan merasa seperti kita adalah bagian yang spesial dari mereka.

Semua orang tentu ingin menyenangkan orang lain. Dan terkadang, hal ini sangat mudah untuk dimanfaatkan seperti membantu rekan sesama kerja ketika mereka tidak mampu mengerjakan suatu tugas atau meminjamkan uang anda kepada teman yang benar-benar tidak mampu.

Anda harus keluar dari rasa bersalah, karena setiap orang sering mengatakan “YA” kepada orang lain di saat mereka sebenarnya harus mengatakan “TIDAK”. Jangan takut tidak dipercaya orang lain ketika anda mengatakan “TIDAK”. Terkadang tidak masalah untuk memprioritaskan hal-hal lain diatas pekerjaan. Mengatakan “TIDAK” berarti menunjukkan anda tahu batasan dan tidak menuntut rasa hormat.

3. Berhentilah untuk membuat percakapan negatif tentang diri sendiri

Kita semua mungkin bisa memainkan kembali pikiran kita tentang hal-hal negatif atau memalukan yang pernah kita lakukan terhadap diri sendiri, menjadi objek atau melakukan sesuatu terhadap orang lain. Entah itu menendang orang lain, dipecat dari pekerjaan, mengganggu orang lain atau tidak sengaja mendengar orang lain berbicara negatif tentang diri kita; pikiran-pikiran ini selamanya akan dipadatkan didalam pikiran kita.

Kita seringkali mengulang kembali peristiwa ini dan terus-menerus menghukum diri sendiri atas kesalahan masalah dan hal ini adalah kontraproduktif pada titik tertentu. Di sisi lain, sangat penting bagi kita untuk belajar dari masa lalu dan kembali menlanjutkan hidup.

Ketika anda melihat di depan cermin dan mengatakan, “Saya tidak cantik atau ganteng”, “Saya pernah melakukan hal mengerikan 5 tahun yang lalu dan saya tidak akan pernah memaafkan diriku sendiri” atau percakapan negatif lainnya tentang diri sendiri.

Saran saya adalah anda lihat diri anda di depan cermin dan mengatakan sesuatu yang baik untuk diri sendiri atau anda bisa membaca beberapa kutipan inspirasional. Anda harus mengakui bahwa anda akan mengambil langkah-langkah dan berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik. Akuilah kepada diri sendiri bahwa semua orang pernah membuat kesalahan.

4. Berhentilah untuk menfokuskan diri pada hari ini saja

Orang sukses cenderung memahami nilai rencana yang baik. Mereka merencanakan harinya, tujuannya, anggarannya dan berencana membuat tabungan untuk masa pensiun nanti. Namun ini tidak berarti mereka tidak pernah bersenang-senang. Mereka hanya memastikan untuk merencanakan waktu yang tepat dan baik untuk bersenang-senang. Mereka membuat waktunya menjadi produktifitas dan menyenangkan serta berpikir tentang masa depan.

Jadi berhentilah memfokuskan diri pada hari ini. Pikirkan rencana anda untuk ke depannya. Mempunyai fokus yang baik akan membantu anda meraih kesuksesan.

5. Berhentilah mengabaikan tujuan anda

Berhentilah untuk mempercayai hal-hal yang baik didalam diri anda hanya karena anda adalah orang yang baik. Hal yang baik akan datang kepada setiap orang yang mau berusaha keras. Tetapkanlah sebuah upaya dan tujuan untuk diri sendiri. Seperti yang telah saya katakan di poin sebelumnya, tidak cukup bagi kita untuk memfokuskan diri sendiri pada hari ini saja. Sangat penting bagi kita untuk mengatur waktu dan menetapkan tujuan jangka pendek dan panjang agar dapat melacak kemajuan dan memiliki sesuatu untuk diperjuangkan.

6. Berhentilah mengisolasi orang lain

Orang sukses memahami betul bahwa tidak semuanya berakhir di pekerjaan, aktifitas di gereja atau kewajiban lainnya yang serupa. Mereka masih mempunyai beberapa hal yang tak kalah pentingnya seperti keluarga, relaksasi dan hobi. Sangat mudah untuk mendapatkan kesan bahwa setiap orang yang merasa atau mendefinisikan diri mereka sebagai orang sukses mungkin tidak memiliki waktu luang di tangannya, dan didalam beberapa kasus hal ini sudah terbukti.

Namun ternyata, tidak selalu seperti itu. Terisolasi secara sosial dapat membunuh orang. Bahkan, sebagian orang sukses telah menguasai seni keseimbangan didalam hidupnya. Mrereka tidak mengisolasi orang-orang yang mereka cintai karena mereka memiliki tujuan yang besar atau sesuatu yang ingin mereka capai. Sebaliknya, mereka memasukkan orang yang mereka cintai menjadi tujuan dan hobinya.

7. Berhentilan membandingkan dirimu sendiri terhadap orang lain

Orang sukses memahami bahwa satu-satunya orang yang dapat mereka saingi hari ini adalah diri mereka yang kemarin. Mereka terlalu fokus kepada diri mereka sendiri dan tujuannya tanpa mengkhawatirkan orang lain. Mereka tidak ingin membandingkan diri sendiri dengan orang lain karena hal itu sangat kontraproduktif.

Namun, mereka akan menganalisis dimana mereka memiliki titik lemah dan sungguh-sungguh mengagumi orang-orang yang telah menguasai hal-hal yang tidak mereka kuasai.

Tidak ada gunanya untuk membandingkan diri anda dengan orang lain. Hal ini sangat kontraproduktif dan berbahaya bagi diri anda. Hal ini juga membantu anda untuk melabuhkan diri sendiri ke percakapan negatif.

8. Berhentilah hidup di masa lalu

Orang sukses selalu belajar dari kegagalan mereka, tetapi mereka tidak hidup di masa lalu. Mereka mengambil keterampilan dan pelajaran yang diperoleh dari kegagalannya dan menerapkannay pada saat ini dan di masa depan. Jangan hidup di masa lalu anda.

9. Berhentilah untuk mentolerir orang-orang yang tidak jujur

Orang sukses menghargai orang lain karena sifat mereka yang sangat unik. Mereka tidak berusaha untuk menyakiti, meremehkan atau dengan cara apapun untuk merendahkan orang lain diatas keberhasilan mereka. Mereka selalu terbuka untuk berhubungan dengan orang lain tetapi tahu kapan waktu yang tepat untuk memutuskan hubungan tersebut.

Semua orang bisa memaafkan ketika orang lain berani mengakui kesalahannya, dan hal yang penting bagi kita adalah mengetahui batasannya. Orang sukses tidak mentolerir orang-orang yang negatif dan tidak jujur, karena mereka terlalu sibuk untuk mencintai orang-orang yang jujur dan tulus.